Jejak Sayap Merpati

Hati kosong, rasa sesak.
Jiwa layu, senyum palsu.
Ada noda yang tertinggal.
Dalam detik, diam tak berkesudahan.

Ooh haruskah kucari jejak angin.
Bila merana, resah terasa.
Hidup penuh ragu, mati pun tak mau.
Alangkah gelap jalan setapak, dimanakah mentari sembunyi.

Pergi, pergilah merpati.
Sampaikan salam, betapa rinduku akan pelangi.
Di sini menanti, jiwa yang siap diisi.
Angan melambung tinggi, betapa sakit jika jatuh nanti.
Tolong, tolong, beri jejak yang harus kulalui.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s