Bisikkan Angin

Pikirku menyerukan, setiap insan memiliki rezeki yang berbeda. Aku hanya perlu mensyukurinya. Segala apa yang terjadi dan yang kudapatkan saat ini mungkin memang yang terbaik untukku. Selalu saja begitu.

Tapi kamu terus membahas dia, yang membuatku iri akan pengaruhnya. Bagaimana bisa sosok yang hanya sebentar di sisimu terus membayangimu ketimbang aku yang lebih lama? Terlintas dalam benakku, apakah aku belum bisa menggantikan posisinya di hatimu?

Lalu aku diam, merenungkan jika mungkin saja kamu hanya salah memilih bahan candaan dengan menyinggung perihal dia. Dan aku juga salah karena terlalu berlebihan dalam mengambil kesimpulan.

Kembali aku terdiam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s