Ambang Batas

Rasanya hidup, tak selalu gaduh

Mereka bilang ikuti air, tahukah akan perspektifku pada hal lain

Yang lain punya mimpi, siapa bilang dia tidak

Manusia, tempat ingin menggunung sedang tangan tak meraih apapun, atau mungkin hanya dia

Kuncinya sabar, muak dengar semua asa menjerit, bisa apa

Seperti titik, dia terhenti

Hidup oh hidup, mengekangmu pun tak mampu, bagaimana jalani

Kaki tertatih, ingin akhiri, tak kuasa pada mereka yang tersenyum di sisi

Apalah jadi, seekor semut yang tersesat

Bilamana waktunya pulang, ingin bawa apa

Tiada jejak, tiada makna terselip pada tiap insan

Hidup ya hidup

Hingga ambang batas, akankah sanggup

Satu-dua bisa, dia gigit jari, iri

Tiga-empat meloloskan diri, dia terjebak, gagal lagi

Terus, lagi, sudah muak

Tak ingat lagi berapa banyak, air bercucur, hingga pengap

Ingin apa, jadi apa, tak tahu lagi

Seperti ambang batas, menoleh takut, melaju tambah takut

Sudahlah, biar jadi beban seorang

Sungguh, segan pahami, jati diri yang bukan diri sendiri

Iklan

Jejak Sayap Merpati

Ke samping

Hati kosong, rasa sesak.
Jiwa layu, senyum palsu.
Ada noda yang tertinggal.
Dalam detik, diam tak berkesudahan.

Ooh haruskah kucari jejak angin.
Bila merana, resah terasa.
Hidup penuh ragu, mati pun tak mau.
Alangkah gelap jalan setapak, dimanakah mentari sembunyi.

Pergi, pergilah merpati.
Sampaikan salam, betapa rinduku akan pelangi.
Di sini menanti, jiwa yang siap diisi.
Angan melambung tinggi, betapa sakit jika jatuh nanti.
Tolong, tolong, beri jejak yang harus kulalui.

Tak Ingin Lukai Hatimu

Ke samping

Ada kecewa dalam lirih suaramu. Ada rindu yang terpendar dalam tatapan mata indahmu.

Seribu hari terlewati, kamu dan aku. Ada hari di saat kamu diam dan aku masih tidak mengerti.

Dulu, bagiku mudah menebakmu, jauh mengenal, kamu serupa puzzel, menarik untuk kususun, tapi kepinganmu begitu kecil, aku harus mulai dari mana?

Ketika jauh, sungguh aku kesal, namun didekatmu aku tenang.

Semilir angin turut jadi saksi, kini kamu berhenti. Bagiku sulit, sakit bila seperti ini.

Aku pun tak tahu apa inginku, bagaimana maumu.

Wahai waktu, apa jawabanmu?